Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘fiksi’

Hari ini shooting di stadion Maguwoharjo di Yogyakarta berakhir, sekaligus menutup rangkaian 30 hari pengambilan gambar untuk film Hari Ini Pasti Menang, tentang mimpi rakyat Indonesia yang ingin timnas sepak bola kita berlaga di putaran final Piala Dunia. Saya nggak full ikut shootingnya, penulis skenario memang tidak dituntut untuk selalu hadir pas shooting. Menuliskan mimpi? [...]

Read Full Post »

Posting ini dimuat di Majalah Femina edisi terbaru. Publik pecinta film terhenyak ketika sebuah film bisu dirilis di tahun 2012, apalagi kemudian menang Oscar sebagai The Best Picture setelah sebelumnya mendapat sederet nominasi di berbagai kategori. The Artist, film yang ditulis dan disutradarai Michel Hazanavicius ini memang luar biasa. Bagi kita yang biasa menonton film [...]

Read Full Post »

Hari Ini Pasti Menang adalah sebuah film layar lebar yang tengah diproduksi dan memasuki pengambilan gambar hari ke-10 dari total rencana 30 hari. Film ini berkisah tentang sepak terjang Gabriel Omar, striker Jakarta Metropolitan, klub papan atas ibu kota. Bersetting Indonesia di tahun 2014, Gabriel Omar baru saja kembali dari membawa timnas Indonesia berlaga di [...]

Read Full Post »

Hari Ini Pasti Menang adalah film Indonesia pertama yang mengangkat mimpi 99% rakyat Indonesia, dengan setting Jakarta tahun 2014. Saat ini shooting masih berlangsung, malah baru dapat hari ke-5 dan dijadwalkan shooting selesai awal April 2012. Jadi masih cukup lama sampai film ini tayang di layar bioskop kita. Yuk kita ngintip sedikit suasana shootingnya! Sambil [...]

Read Full Post »

  Meneruskan posting sebelumnya tentang Festival Film Solo, ada tiga film yang paling berkesan bagi saya. Tiga film pendek ini secara artistik cantik, ceritanya kuat dan berhasil menjadi tontonan yang menyenangkan (khusus untuk Marni, menegangkan). 

Read Full Post »

CLBK Di Stasiun Kereta

Aku celingak-celinguk di peron 03 stasiun Tawang, mencari sebuah sosok yang lama kunanti. Tiba-tiba kau sudah berdiri di hadapanku. Tinggi badanmu yang diatas rata-rata, membuatmu dengan mudah terlihat di antara kerumunan pemudik lebaran yang menyemut memenuhi peron ini. Kamu tersenyum tipis begitu melihatku, sementara aku masih tertegun menatapmu. Tanganmu tiba-tiba meraih tanganku,

Read Full Post »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 29 other followers